Thursday, 31 March 2011

lembaran buku yang usang...(lanjutan...akhirnya)..



..Gumpalan debu masih saja menjadi teman setiamu
dengan tiap tiap lembarannya yang kuhafal hingga ke sudut sudut
satu lembar yang kosong seolah memintaku untuk singgah
merasainya sejenak dalam kekosongan yang berdebu
bukan karena tinta yang habis sehingga kosong terbiarkan
kubiarkan
kelak akan aku urai dan usap debu-debu yang penuh menempel
kuraih tinta yang terbaik yang kupunya
agar lembarmu bermakna
mari sini aku hilangkan debu debu itu 
kuisi lembarmu yang dulu tanpa makna
menghilangkan dan mencabut seluruh resah gelisah dan curahan
pikirku
lembaran usangku
hati hati kucoretkan agar menyempurnakan bukuku
sumringah rasanya dapat membiarkan pikirku dan tangan tanganku
menari lincah di lembar kosong yang usang itu
laksana terbuka dunia di depanku
tanpa perlu surut ke belakang
seperti pikirku
Gustiku begitu sempurna dan menyempurnakanku
begitu tenang dan teramat menenangkanku
usai sudah kuhias lembaran usang yang kosong
tidak lagi kosong
namun penuh makna yang
indah dan teramat memberikan keindahan
walau usang...


terselesaikan di bulan ke 9 tahun 2010...alhamdulillah


No comments:

Post a Comment